Kenapa Drama Selebgram Bisa Sepicu Ini?
# Drama Selebgram di Twitter: Gw Nonton dari Pinggir, dan Itu Entertaining Banget
Duh, gw nggak tahu lo perhatiin atau nggak, tapi Twitter Jakarta jadi semacam arena gladiator untuk selebgram belakangan ini. Minggu kemarin gw lagi nongkrong di kafe Senopati sambil ngemil croissant, scroll-scroll Twitter, terus ada beef antara beberapa content creator yang mulai trending. Gw langsung kena hawa-hawa gosip gitu, langsung chatting sama temen-temen di grup, dan akhirnya kita semua keasyikan banget nonton drama mereka. Honestly, it's giving reality TV vibes, tapi gratis dan real-time.
Kenapa Drama Selebgram Bisa Sepicu Ini?
Honestly? Karena semua orang punya opinion dan Twitter emang platform yang paling santai buat spill the tea. Gw lihat drama kemarin dimulai dari beberapa panggilan out tentang supposedly copycat content, terus langsung meledak. Orang-orang di timeline mulai nge-choose side, ada yang trending hashtag pertahanan, ada yang malah bikin meme. Di antara semua itu, gw sama temen-temen gw ngerasain semacam community vibe yang agak seru — ngobrol sambil ngomentarin drama mereka.
Temen gw yang bekerja di influencer management bahkan bilang, kalau nggak ada drama sesekali, engagement jadi sepi. Duh, gw sih santai aja, yang penting hidup kita masing-masing lancar.
Vibes Nonton Drama dari Pinggir
Yang paling asik sih gw nonton drama ini sambil enjoy-enjoy aja. Nggak perlu ambil side, nggak perlu baper, cukup ngerti konteksnya dan geleng-geleng kepala sambil ngakak. Gw bahkan sering zoom call bareng anak komunitas gw di Kemang, lalu kita bahas drama ini sambil minum kopi.
Yang jadi concern gw sih ketika drama ini mulai involve personal life mereka yang pure, terus orang-orang yang nonton jadi ikut-ikutan ngerti. Privacy jadi kayak barang langka gitu. Tapi yah, that's the price of being famous di era digital.
Intinya, drama selebgram di Twitter itu entertaining, tapi jangan sampai kita lupa bahwa di balik akun itu ada orang real yang bisa kesakitan. Enjoy the chaos, tapi tetap bijak, gitu aja sih.
---
Oh iya, buat yang lagi explore lebih dalam tentang platform digital dan kultur online di Jakarta, lihat selengkapnya — sekedar referensi buat penambah pengetahuan lo.
Komentar
Posting Komentar