Gw Coba CrossFit & F45 di Jakarta, Ini Bedanya dan Mana yang Lebih Worth It

Gw Coba CrossFit & F45 di Jakarta, Ini Bedanya dan Mana yang Lebih Worth It

Jujur, dua tahun terakhir gw cuma gym biasa di daerah Sudirman. Tapi sejak banyak temen mulai posting sweat session mereka di CrossFit sama F45, gw penasaran banget — emang se-hype itu atau cuma trend doang?

Akhirnya gw challenge diri sendiri buat nyobain keduanya dalam sebulan. Ini spill the tea-nya. 👇

---

Pengalaman Pertama Masuk CrossFit

Gw nyobain CrossFit di salah satu box yang ada di kawasan Kemang. Vibe-nya langsung beda begitu masuk — lantai rubber, barbell berserakan, orang-orang keringetan tanpa malu. Anjir, intimidating banget di awal.

Session pertama gw kena "WOD" (Workout of the Day) yang isinya clean & jerk, box jump, sama rowing. Coach-nya sabar banget jelasin form ke gw yang jelas-jelas newbie. Seminggu pertama badan gw remuk, tapi ada kepuasan aneh yang bikin nagih.

Yang gw suka: komunitas-nya solid banget. Bareng anak komunitas CrossFit itu rasanya kayak punya gym family. Lo bakal dikenal nama sama semua orang dalam dua sesi.

---

Nyobain F45 di SCBD Area

F45 yang gw datengin ada di sekitaran SCBD — tempatnya lebih polished, LED screen di mana-mana, musik kenceng, dan instruktur yang energik banget kayak lagi MC konser. Konsep-nya 45 menit functional training, ganti-ganti station tiap beberapa detik.

Format-nya jauh lebih structured dan "plug and play" dibanding CrossFit. Lo tinggal dateng, ikutin layar, keringetan, selesai. Cocok banget buat yang jadwal padat atau yang masih malu nanya-nanya soal teknik.

Harganya lumayan — sekitar Rp 350-500 ribuan per sesi kalau lo beli paket drop-in. Tapi kalau ambil membership bulanan bisa lebih hemat.

---

Mana yang Gw Rekomendasiin?

Kalau lo tipe yang suka challenge teknikal dan mau bangun komunitas baru, CrossFit is the way. Proses belajar gerakannya memang butuh waktu, tapi progression-nya kerasa banget.

Kalau lo busy professional di Senopati atau Sudirman dan cuma punya 1 jam buat olahraga, F45 lebih praktis dan vibes-nya fun tanpa overthinking.

Gw pribadi? Sekarang gw rotasi keduanya. CrossFit 2x seminggu, F45 buat "active recovery" yang ternyata nguras tenaga juga. 😅

Duh, tapi yang paling penting — lo gerak dulu. Apapun pilihannya, Jakarta udah punya banyak banget opsi kekinian buat yang mau serius di fitness journey.

---

Oh iya, buat yang lagi explore platform digital dan cari referensi menarik lainnya, klik disini aja — santai aja kepoin.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Gw Coba Padel Pertama Kali di SCBD, Vibes-nya Beda Banget — Bagian 2

Senayan: The OG Spot yang Gak Pernah Sepi