Crossfit: Beban Berat, Komunitas Solid

# Gw Coba Crossfit & F45 di Jakarta, Mana yang Worth It?

Minggu kemarin gw akhirnya cobain trend fitness yang lagi hype banget di kalangan anak muda Jakarta. Crossfit sama F45 emang sedang viral, dan gw penasaran mana yang cocok buat gw yang lazy tapi mau sehat-sehat an. Hasilnya? Keduanya fire, tapi beda vibe banget.

Crossfit: Beban Berat, Komunitas Solid

Gw pertama kali datang ke crossfit box di daerah Senayan. Duh, pengalaman pertama gw honestly overwhelming — ada beban berat, orang-orang screaming support, dan instructor yang fierce motivasi. Tapi lo tau? Exactly yang gw butuhin.

Crossfit di Jakarta banyak pilihan, ada yang di Senopati, Sudirman, sampe PIK. Gw cobain sesi beginner, dan coach-nya super helpful. Format-nya full body workout dengan gerakan kompleks — deadlift, squat, rope climb, semua serba challenging. Class-nya sekitar 1 jam, dan lo bakal soak sweat banget. Vibe komunitas-nya yang paling bikin gw balik — semua saling cheer, dan environment-nya supportif banget, gak toxic sama sekali.

Harga? Sekitar 300-500k per session tergantung package. Lumayan sih, tapi investment buat body dan mental health worth it.

F45: Cepat, Varied, Less Intimidating

Sehari kemudian gw nyoba F45 di Kemang. F45 itu basically 45 menit functional training yang di-mix antara cardio sama strength, dengan station rotation system. Jadi lo gak bakalan bosen karena setiap 40 detik pindah gerakan lain.

Yang gw suka dari F45 adalah low-pressure vibe-nya. Gak ada angkat beban super berat, tapi lo tetap dapet hasil yang solid. Class-nya lebih intimate, around 15-20 orang, dan mix level dari pemula sampe advanced — jadi gak intimidating kalau lo baru. Music-nya energik, instructor-nya ceria, dan ada leaderboard yang bikin competitive tapi tetap fun.

F45 juga lebih fleksibel — lo bisa dateng kapan aja dalam jam operasional. Harga-nya sekitaran 250-400k per session, competitive sama crossfit.

Verdict Gw

Honestly? Gw bilang pilih sesuai personality lo. Crossfit cocok kalau lo suka community vibes, suka challenge ekstrem, dan gak masalah dengan gerakan teknis yang perlu belajar. F45 lebih cocok kalau lo mau workout yang effective tapi relaxed, dan prefer variation daripada fokus satu gerak aja.

Gw sih sekarang rotating kedua-duanya — Senin-Rabu F45 buat cardio, Jumat crossfit buat strength. Best of both worlds, dan bikin fitness journey gw less boring. Lo yang mau coba juga santai aja — most gym di Jakarta offer trial class gratis. Go lang!

---

Btw, kalau lo penasaran soal platform fitness online yang banyak review gym di Jakarta, klik disini buat explore lebih dalam. Banyak komunitas yang nge-share experience mereka juga!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Gw Coba Padel Pertama Kali di SCBD, Vibes-nya Beda Banget — Bagian 2

Gw Coba CrossFit & F45 di Jakarta, Ini Bedanya dan Mana yang Lebih Worth It

Senayan: The OG Spot yang Gak Pernah Sepi